Kamis, 08 Desember 2016 - 08:43:48 WIB
Hacked By Codes Team :v | MR-4N505 was here :v
Diposting oleh : Erwin Purwanto
Kategori: Sekolah - Dibaca: 2166 kali

Pengembangan Teknologi Informasi di SMK TI Indonesia GLOBAL Ponorogo terus dilakukan untuk menyamakan kebutuhan didunia kerja dan industri, salah satunya dalam bidang animasi. Animasi memberikan pengalaman pada siswanya agar mampu menyampaikan fenomena informasi dalam karya film animasi. Produk kreatif yang selama ini masih dipandang sebelah mata oleh banyak pelaku industri perfilman di Indonesia. Padahal peluang besar menunggu alumni-alumni animasi. Hal ini tidak terlepas dari perkembangan dunia perfilman yang banyak melibatkan animator didalamnya. Banyak anak bangsa yang justru direkrut perusahaan asing sebagi tim-tim kreatif di dalam dapur produksinya Jurusan animasi di SMKTI Indonesia Global Ponorogo membekali siswanya dengan teknik-teknik pembuatan film animasi baik 2 D, 3 D sampai dengan Game. Siswa animasi diharapkan untuk bisa mengembangkan potensi didalam dirinya untuk mencapai kemampuan artistik yang paling tinggi. Memang sulit, tetapi dengan sering latihan akhirnya para siswa bisa membuat, kata kaprodi animasi disela-sela membimbing anak didiknya. Dengan modal moto jangan pernah mengatakan tidak bisa, siswa animasi di tahun pertama digembleng untuk menguasai teknis manual mulai sketsa, gambar karakter, gambar perspektif dan kagiatan yang menunjang teknis manual di bidang animasi. Dengan menguasai animasi diharapkan siswa bisa bersaing didunia kerja yang mana saat ini untuk menguasai dunia kerja harus bisa inovasi dan kreatif. Jurusan Animasi di Ponorogo masih hanya di SMK TI Indonesia Global Ponorogo, harapannya para generasi muda khusunya di Ponorogo dan pada umumnya wilayah Karisedenan Madiun bisa menikmati bisa mengembangkan Animasi. Dengan demikan lahirlah animator-animator anak-anak daerah yang mampu mengusung konsep kebudayaan daerah masing-masing. Selama ini mungkin kita mengenal animasi super hero animasi ciptaan Amerika dan Jepang. Tapi kapan Bujangganong, Klana Sewandana, Warok bahkan tokoh-tokoh hero lokal lain ini, menjadi tuan rumah sendiri?




0 Komentar :